… (”,) …

We smile, we laugh at things, we cry, and we’re babbling. Then, we put it into words.

A First Glance of 2009: Lesson Learned

with 12 comments

PROLOG:

31 Desember 2008 buat gw artinya cuma 2: Online ala Fulan, dan menghabiskan serial  90210 :p Tapi ternyata  tahun baru belum lewat tapi gw udah bosan sangat! And I started to think of how-pathetic-it-sounds, spending new year in front of laptop.

Well, thank God internet mati sekitar jam 1/2 12, memberi alasan bagi gw untuk mencari kegiatan lain yg berguna. Jadi gw memutuskan untuk mandi terakhir selama taun 2008 (lebay :p). Tapi at least gw berhasil menyingkirkan new-year-curse yang sebelum2nya, dengan tidak berada di WC selama pergantian tahun baru, hehe.

Habis mandi baru inget kalo belom isya, jadilah gw sholat dulu. Tiba-tiba di luar rumah udah ramai skali bunyi kembang api dan terompet. Udah jam 12. Yap, luckily I marked new-year’s eve by having the most private time for myself.

So there i was.

Dalam penghayatan dan doa, gw bercerita, berkeluh kesah, menangis, berharap, tersenyum, bersyukur, ga peduli sebodoh apa itu terlihat.

Gw bercerita tentang hidup, dan bagaimana semuanya terasa berbeda sekarang ini. Tentang mimpi serta firasat, tentang rasa takut akan masa depan. Tentang ego, perdebatan, rasa sakit, dan pengorbanan. Tentang ikatan batin, tentang rumah, yang tak lagi memberikan kehangatan bagi penghuninya. Dan tentang perasaan, yang selalu susah untuk diungkapkan.

Sampai 20 menit keramaian diluar sana masih membahana. Dan tiba-tiba pikiran gw terusik:

Disini suara-suara kembang api itu terdengar seperti perayaan, dimana orang-orang berhamburan ke jalan dengan sukacita dan meniupkan terompet masing-masing. Anak-anak kecil berbinar melihat kilatan kembang api warna-warni.

Sedangkan mungkin di belahan bumi lain sana, suara-suara itu adalah suara bom, rudal, dan senjata pemusnah lainnya; yang terus menghantui dan menimbulkan trauma yang sangat dalam. Dan mereka-tau-mereka-bisa-mati-kapan-saja. Mereka, keluarga mereka, anak2 kecil seumuran adek gw yang baru kelas 1 SD.

Agaknya klise kalo gw yang ngomong, dan saat itu juga yang bisa gw lakukan cuman menunduk, tertegun, makin merasa ciut, dan malu. Lihatlah sebegitu kontrasnya hidup, tapi itu fakta, so I really don’t mind not-celebrating-the-new-year hype.

Dan itulah malam tahun baru gw, tanpa terompet, tanpa kembang api, tanpa pesta perayaan, tapi malam itu adalah 1 jam terbaik yang pernah gw punya.

Well, it’s my version of  lesson learned.

Anyway, i love this new fresh theme :)

Written by umi fadilah

January 1, 2009 at 10:04 AM

Posted in Daily Stories

12 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. huks, terharu..
    1 jam paling mahal tuh, ga bisa dibeli dengan harga sekelas party di hotel bintang 5 sekalipun..
    :D

    inay

    January 2, 2009 at 11:42 AM

  2. Nice theme. Hehe.. Simpel.
    Btw jangan merasa klise lah. Itu bener-bener yang dirasain kan?

    Brahmasta

    January 2, 2009 at 1:19 PM

  3. bagus2 theme barunya…
    but i’ll stick with the chaos theory… haha…

    eniwei knowing that how lucky we are..
    i think we should make the best of it… :D
    it’s okay that we celebrate our happy times as long as we don’t forget the people in needs…
    but don’t let it prevents us from having a good time for ourselves… hehe…

    kzcl

    January 2, 2009 at 1:54 PM

  4. @brahmasta: hehe..iya kak.. bener-bener ngerasain kok, tapi ga tau bisa berbuat apa selain cuma bisa doa :(

    @kzcl: oiya klo gw liat2 ini theme sama ky obbie cal, :p agree with your opinion, thx! :)

    umi fadilah

    January 2, 2009 at 9:20 PM

  5. 31 siang, gw buka youtube, gw liat video2 jalur gaza. 31 malam gw kepikiran suara ledakan kembang api di sekitar rumah gw adalah suara senjata dan bom.

    Gw pun melewati tahun baru di kamar. nonton. sendiri. :P

    paw

    January 2, 2009 at 10:17 PM

  6. Wew, mantap nih perenungannya,.
    Semoga terus berlanjut,.
    Juga suasana blognya berubah ya,. :D

    dwinanto

    January 3, 2009 at 8:07 AM

  7. Gw pun melewati tahun baru di kamar. nonton. sendiri. :P

    *kopas punya paw

    FajarF

    January 3, 2009 at 9:35 AM

  8. @paw: nonton apaan lo paw? harry potter ya?? hahaha.. gw juga sempet tuh nonton itu, sblm akhirnya memutuskan untuk mandi :p

    umi fadilah

    January 3, 2009 at 6:52 PM

  9. assa.
    sama kek gw, 21 kali melewati taun baru cm gw rayain skali, taun lalu, en jdny mlh gw bersitegang ama bonyok gw, damn lah, merayakan satu hari yg tiap taun ada, smentara di belahan dunia lain harus “merayakan” taun yg tiap harinya ada aja rasa ketakutan..
    wass.

    montercplus

    January 3, 2009 at 8:39 PM

  10. ngik, theme kita kayaknya sama me

    Orang Bijak

    January 5, 2009 at 9:58 PM

  11. kayaknya efek suara ‘ngik’ kurang sesuai, pake ‘ngok’ aja deh

    Orang Bijak

    January 5, 2009 at 9:59 PM


Leave a Reply